Kelima Kalinya di 2021, Yuta/Arisa Tantang Bass/Popor di Partai Final

Artikel Kelima Kalinya di 2021, Yuta/Arisa Tantang Bass/Popor di Partai Final di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Dua pasangan ganda campuran Jepang dan Thailand, yakni Yuta Watanabe/Arisa Higashino dan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai untuk kelima kalinya bersua di partai final tahun ini. Keduanya akan kembali berduel di laga final Kejuaraan Dunia 2021, Minggu (18/12) hari ini.

Yuta/Arisa dan Bass/Popor, sapaan akrab Dechapol/Sapsiree, tahun ini memang menjadi momok di sektor ganda campuran selain dua pasangan Tiongkok Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping dan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Mereka sudah meraup beberapa gelar bergengsi di tahun ini.

Yuta/Arisa, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, sukses memenangi seluruh turnamen bergengsi di Eropa tahun ini, mulai dari All England 2021, Denmark Terbuka 2021, dan Prancis Terbuka 2021.

Sementara Bass/Popor sudah mulai menunjukkan tanda-tanda bakal menjadi pasangan ranking 1 dunia setelah mereka menyapu bersih enam gelar juara dari dua turnamen tur Asia yang diselenggarakan di Thailand pada awal tahun dan di Indonesia di akhir tahun.

Enam gelar tersebut sudah termasuk dua gelar World Tour Finals (WTF), yakni WTF 2020 dan WTF 2021.

Secara rekor pertemuan, Yuta/Arisa memang masih lebih unggul. Dari total 6 pertemuan, mereka menang 4 kali atas Bass/Popor.

Di empat pertemuan terakhir, Yuta/Arisa dan Bass/Popor tercatat saling mengalahkan. Yuta/Arisa sukses memecundangi pasangan Negeri Gajah Putih tersebut di final Denmark Terbuka 2021 dan Prancis Terbuka 2021, sementara Bass/Popor sukses membalas kekalahan tersebut di Indonesia Terbuka 2021 dan WTF 2021.

Di dua laga terakhir, Bass/Popor berhasil menemukan pola permainan yang tepat untuk meredam permainan Yuta/Arisa yang terkenal biasa bermain cepat dan eksplosif. Alih-alih memberikan tekanan, Bass/Popor justru memperlambat tempo permainan dengan banyak memberikan bola lob sembari menunggu pertahanan lawan pecah.

Startegi ini rupanya berjalan. Yuta/Arisa terlihat kewalahan dan canggung diajak dengan pola main sedemikian rupa. Terbukti, Bass/Popor memenangi laga tanpa kecolongan satu gim pun di dua laga tersebut.

Menarik untuk ditunggu, apakah Bass/Popor akan kembali mengeksploitasi kelemahan lawan mereka, atau justru Yuta/Arisa yang mampu menerapkan pola permainan berbeda untuk menetralisir strategi musuh.

Terimakasih sudah membaca artikel Kelima Kalinya di 2021, Yuta/Arisa Tantang Bass/Popor di Partai Final Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.