Tak Dilirik Pasar, DFSK Gelora E Hanya Laku 2 Unit Hingga Akhir 2021

Artikel Tak Dilirik Pasar, DFSK Gelora E Hanya Laku 2 Unit Hingga Akhir 2021 di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Saat ini sudah banyak pelaku industri otomotif yang mencoba masuk ke pasar mobil listrik dengan mengutamakan aspek keterjangkauan harga. Adapun satu perkara sulitnya mobil listrik melakukan penetrasi ke pasar otomotif Tanah Air adalah harga jual yang bisa dibilang masih tinggi.

Hampir semua Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia mempunyai lini mobil listrik, baik yang sudah dipasarkan maupun yang belum. Termasuk merek PT Sokonindo Automobile (DFSK) yang mempunyai lni mobil listrik di segmen komersial.

Merek DFSK memasarkan Gelora E di Indonesia pada April 2021 yang diklaim sudah sesuai dengan strategi perusahaan serta mulai dilirik banyak perusahaan. Sebagai informasi DFSK Gelora E dibanderol relatif tinggi untuk ukuran kendaraan komersial.

Versi minibus dijual Rp510 juta sampai Rp520 juta, sedangkan versi blind van Rp480 juta hingga Rp490 juta. Fitur dan desain yang diberikan “tak sekeren” harganya.

Seperti dikutip dari laman CNN Indonesia, menurut Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile (DFSK), Franz Wang mengatakan sejauh ini penjualan cukup baik karena sudah ada target konsumen yang merupakan perusahaan besar peduli terhadap citra perusahaan melalui mobil listrik (22/9/2021).

Sayangnya, melihat data wholesale yang di himpun GAIKINDO di periode Januari hingga Desember 2021 untuk Gelora EC35 Bind Van (4X2) A/T dan Gelora EC36 Mini Bus 1.5 (4X2) A/T masing-masing hanya terjual 1 unit saja.

Catatan yang dibukukan GAIKINDO ini sangat berlawanan dengan pernyataa Franz Wang yang mengungkapkan penjualan cukup baik. Bisa dikatakan strategi DFSK terkait produk masih belum berhasil untuk mendapatkan respon postif dari konsumen Indonesia.

Bahkan belum lama ini di ajang GIIAS 2021 di Surabaya, DFSK dengan percaya diri memperkenalkan Seres SF5. Mobil ini pertama kali diperkenalkan dalam ajang Shanghai Auto Show pada April 2021 dan sudah dijual.

Sebenarnya mobil SUV itu merupakan hasil kerjasama Huawei dengan Seres sebagai pabrikan baterai dan komponen penggerak listrik asal Tiongkok.

Namun meskipun yang terlibat hanya dua nama perusahaan, saat tiba di Indonesia mobil SUV ramah lingkungan itu menjadi produk terbaru DFSK yang berada di bawah naungan PT Sokonindo Automobile sebagai produsennya. Sayangnya pihak DFSK masih menutup kran informasi kapan mobil Seres SF5 akan dipasarkan dengan alasan masih melakukan riset pasar.

Terimakasih sudah membaca artikel Tak Dilirik Pasar, DFSK Gelora E Hanya Laku 2 Unit Hingga Akhir 2021 Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.