Ternyata Ini Alasan New Xpander dan Cross Pakai Penggerak Roda Depan

Artikel Ternyata Ini Alasan New Xpander dan Cross Pakai Penggerak Roda Depan di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Ada 3 jenis sistem penggerak roda mobil yang beredar di pasaran yaitu mobil penggerak roda depan, roda belakang serta keempat roda. Namun sebagian besar konsumen di Indonesia, hanya terdapat 2 jenis sistem penggerak yang banyak diminati. Yaitu mobil penggerak roda depan dan belakang.

Namun salah satu mobil yang menggunakan sistem penggerak roda depan adalah Mitsubishi Xpander yang ditunjang degan transmisi baru continuously variable transmission (CVT) yang membuat performanya makin bertenaga dan hemat bahan bakar.

Menggunakan transmisi new CVT yang menggerakkan roda depan Xpander memberikan rasa berkendara lebih nyaman dan efisien. Ini berkat keseimbangan antara akselerasi maksimal dan tajam layaknya transmisi AT 8 percepatan, efisiensi bahan bakar, kerapatan serta perpindahan gigi yang halus.

Diatas kertas, mobil penggerak roda depan memiliki berat yang lebih ringan karena tidak memiliki gigi transmisi dan poros untuk menyalurkannya ke roda belakang. Berat mobil yang lebih ringan dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Sehingga mobil penggerak roda depan cocok untuk digunakan pada mobil keluarga dan mobil yang digunakan pada daerah perkotaan.

Hal senada disebutkan Tsunehiro Kunimoto selaku Corporate Vice President, Design Division Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengatakan mobil berpenggerak roda depan justru lebih efisien, mengakomodir teknologi terbaru, dan menambah kelegaan pada ruang kabin karena lantai kendaraan menjadi rata.

“Tren di Eropa banyak memakai FWD karena akan lebih mengakomodasi teknologi baru,” jelas Tsunehiro Kunimoto dalam sebuah pameran nasional. “Misalnya lantai kabinnya rata karena konsep MPV tentunya harus lega serta beratnya juga lebih ringan.”

Sementara menurut Rifat Sungkar Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, dengan CVT friksi yang terjadi sangat sedikit membuat mengemudi jadi lebih menyenangkan karena tidak ada hentakan.

“Saya sempat mencoba beberapa hari dengan beberapa tipe jalanan, dan yang sangat berasa adalah saat mencapai RPM 3.000 ke 3.500. Di situ seperti ada dorongan ekstra seakan mobil tidak ada hambatan sama sekali. Lancar sekali dan ketika dipanggil tenaganya akan selalu ada,” ujar Rifat.

Pereli Indonesia itu mengakui bahwa pengguna mobil mungkin tetap melakukan “kick down” atau menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mendapatkan akselerasi. Namun menurut Rifat, hal itu tidak perlu dilakukan sebab pengguna New Xpander hanya perlu mempertahankan torsi di RPM tertentu untuk mendapatkan tenaga yang optimal.

“Ini cukup berbeda dengan Xpander edisi sebelumnya. Kick down memang ada tapi pengguna bisa mempertahankan di RPM tertentu dan torsi akan mengeluarkan tenaga yang diminta,” tutur Rifat.

Sebagai informasi Mitsubishi Xpander memadukan mesin 1.5L MIVEC DOHC 16 Valve dengan spesifikasi Euro 4 yang menghasilkan output maksimum 105 PS pada 6,000 RPM, torsi 141 Nm pada 4.000 RPM. Mesin Xpander juga telah memakai Exhaust Gas Recirculation (EGR) yang mampu mengurangi emisi gas buang serta menambah efisiensi bahan bakar.

Terimakasih sudah membaca artikel Ternyata Ini Alasan New Xpander dan Cross Pakai Penggerak Roda Depan Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.