Apresiasi Penampilan Pram/Yere, Herry IP: Error-nya Berkurang Banyak

Artikel Apresiasi Penampilan Pram/Yere, Herry IP: Error-nya Berkurang Banyak di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com-Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan secara dramatis mengalahkan unggulan ketiga dari India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di babak 16 besar Swiss Open 2022. Skornya cukup ketat 21-19, 22-20.

Di sisi lain, ganda putra lainnya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, lolos dengan tidak mengeluarkan keringat. Sebab, sang lawan asal Inggris, Ben Lane/Sea Vendy, walkover dari kejuaraan. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi ganda Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzudin.

Yeremia menuturkan, kemenangan diraih karena mereka bisa menguasai permainan. ”Sudah lumayan, tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,’’ katanya pasca pertandingan kemarin.

Di laga tersebut, duo yang dijuluki PraYer itu sering kali unggul lebih dari tiga poin. ”Tadi di game pertama dan kedua memang beberapa kali poin kami yang sudah jauh terkejar, mereka tidak mudah menyerah. Jadi saat tertinggal itu, mereka lebih fokus dan siap,’’ jelas Yeremia.

Namun, Yeremia menyebutkan bahwa masih banyak catatan yang perlu diperbaiki. Termasuk ketika ingin cepat-cepat mengakhiri pertandingan yang membuat panik sendiri.

”Padahal, mereka sudah rapat defense-nya. Di poin-poin kritis kami coba lebih sabar saja. Pelatih juga terus menenangkan. Akhirnya, bisa raih poin kemenangan,’’ lanjutnya.

Ya, terkejar di poin-poin akhir menjadi evaluasi ganda putra peringkat ke-23 dunia tersebut untuk menghadapi laga perempat final (25/3). Mereka akan bentrok dengan wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

PraYer sudah dua kali melawan Kin/Anders. Hasilnya, sekali menang di Spain Masters 2021 (21-17, 15-21, 21-11) dan sekali kalah di Denmark Open 2021 (15-21, 18-21).

”Ini menjadi evaluasi kami untuk besok (hari ini). Harus lebih sabar lagi di poin-poin akhir,’’ ucap Yeremia.

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi mengapresiasi penampilan PraYer. Dalam beberapa kejuaraan terakhir yang diikuti, PraYer memang belum menunjukkan performa terbaik. Misalnya, ketika tak mampu menyumbang poin di Badminton Asia Team Championship (BATC) 2022.

Kini perkembangan terus ditunjukkan PraYer. Menurut Herry, salah satu yang paling terlihat adalah tidak banyak melakukan kesalahan sendiri yang membuat lawan mendapat poin. ”Permainannya terus membaik. Error-nya berkurang banyak,’’ kata Herry.

Terimakasih sudah membaca artikel Apresiasi Penampilan Pram/Yere, Herry IP: Error-nya Berkurang Banyak Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.