Ganjar Rahasiakan Asal Air dan Tanah yang Dibawa ke IKN

Artikel Ganjar Rahasiakan Asal Air dan Tanah yang Dibawa ke IKN di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com–Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merahasiakan asal air dan tanah yang dibawa ke lokasi pembangunan calon Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

”Air dan tanah yang diminta Presiden sudah saya bawa. Dari mana air dan tanah itu saya ambil, ya rahasia,” ucap Ganjar seperti dilansir dari Antara di Semarang, Minggu (13/3) malam.

Meski merahasiakan lokasi pengambilan air dan tanah yang dibawanya, Ganjar menerangkan, dua benda itu diambil dari sejumlah gunung yang diyakini menjadi pusar bumi atau pusatnya dunia. Selain itu, lokasi pengambilan air dan tanah itu juga telah dikonsultasikan Ganjar pada para sesepuh Jawa.

”Jawa Tengah itu ada beberapa lokasi yang dikenal sebagai puser bumi. Jadi pusatnya bumi itu ada di Jawa Tengah, lokasi yang jadi pusat kebudayaan, ada peninggalan leluhur dan lainnya. Ya orang tua kan lebih paham, makanya kemudian tanah dan air dari lokasi itulah yang saya bawa,” terang Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar mengatakan, permintaan Presiden Joko Widodo kepada para gubernur agar membawa air dan tanah ke IKN penuh makna. Yakni merupakan simbol persatuan dan kesatuan.

”Intinya ada dua hal, pertama secara simbolik, ini tanah air. Ada tanah dan air. Saya yakin betul karena Pak Jokowi banyak filosofi, beliau meminta berkumpul seluruh gubernur membawa tanah dan air. Ada persatuan, ada kontribusi secara visual,” jelas Ganjar.

Selain itu, lanjut Ganjar, bentuk kontribusi dari seluruh daerah di Indonesia bahwa IKN bukan hanya proyek orang per orang, pejabat, atau mereka yang ada di pusat pemerintahan. Namun, dengan dimintanya gubernur se-Indonesia datang membawa tanah dan air ke IKN, menunjukkan IKN adalah proyek bersama anak bangsa.

”Ini dukungan kolektif yang ditunjukkan seluruh daerah di Indonesia. Hari ini (13/3), 33 gubernur datang, membawa pesan kebersamaan untuk membangun IKN, mudah-mudahan ini menjadi spirit keindonesiaan kita,” papar Ganjar.

Disinggung banyak pihak yang nyinyir dan menilai aksi gubernur membawa air dan tanah itu penuh dengan klenik, Ganjar tertawa santai. Menurut dia, itu adalah bagian dari kultural bangsa Indonesia yang tidak bisa dilepaskan.

”Ini kultural, semua daerah pasti punya sendiri-sendiri. Ada nilai-nilai luhur yang bisa dilakukan. Kita boleh bicara modern, kekinian dengan referensi buku-buku baru, tapi kita mesti punya kepribadian dalam kebudayaan,” tutur Ganjar.

Bahkan, lanjut Ganjar, nilai-nilai ini tidak hanya dimiliki bangsa Indonesia. Sebab, di Jepang, jika ada pembangunan apapun pasti ada ritual dan upacara seperti di Indonesia.

”Kalau orang Jawa mau buat rumah, di atasnya ada pisang, beras, bendera merah putih. Itu tradisi. Di Jepang juga sama, mau buat bendungan, buat gedung itu ada ritual dan upacaranya. Jadi gak usah mikir soal apakah ini klenik atau tidak, ini soal kultural dalam bingkai persatuan,” terang Ganjar.

Terimakasih sudah membaca artikel Ganjar Rahasiakan Asal Air dan Tanah yang Dibawa ke IKN Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.