Ini Penyebab Gresik Belum Berhasil Kembali ke PPKM Level 1

Artikel Ini Penyebab Gresik Belum Berhasil Kembali ke PPKM Level 1 di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com- Menjelang Ramadan, para tenaga kesehatan (nakes) terus mengebut capaian vaksinasi. Terutama bagi sasaran lansia yang masih kurang dari target nasional. Oleh karena itu, para nakes proaktif door-to-door ke rumah warga.

Sejak kemarin pagi, ratusan warga di Desa Prambangan, Kebomas, tampak semringah didatangi para nakes. Masyarakat berkesempatan langsung untuk menjalani vaksinasi, baik booster maupun dosis pertama dan kedua. Hal itu dilakukan untuk mengebut capaian vaksinasi menjelang puasa.

Puskesmas Gending selama 10 hari ini menargetkan 300 sasaran di setiap desa wilayah kerja. Sasaran vaksinasi yang menjadi fokus adalah para lansia yang cakupannya belum memenuhi target.

Yaya, seorang nakes Puskesmas Gending, menyatakan, meski sedang melayani vaksinasi door-to-door, pelayanan vaksinasi di Puskesmas Gending di Jalan Veteran tetap dibuka. Masyarakat yang bisa datang ke puskesmas dianjurkan datang langsung. Sebab, vaksinasi door-to-door diprioritaskan untuk lansia.

’’Jika menjelang puasa ini sudah divaksin, ketika melaksanakan ibadah puasa nanti, masyarakat bisa lebih tenang. Karena itu, kami kebut sebelum puasa ini,’’ ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik Mukhibatul Khusnah menyampaikan, hingga saat ini, pihaknya tetap membuka vaksinasi dosis pertama, kedua, dan booster. Dia mengakui bahwa masih banyak warga yang belum vaksinasi dosis pertama dan kedua. Karena itu, seluruh fasilitas kesehatan (faskes) diminta untuk menggenjot cakupan vaksinasinya.

Tidak sedikit, ungkap Khusnah, sapaan Mukhibatul Khusnah, masyarakat Gresik saat ini yang masih mencari vaksin dosis pertama ataupun kedua. Namun, dinkes memastikan dosis pertama dan kedua bisa langsung didapatkan di puskesmas terdekat.

’’Untuk dosis pertama, targetnya 100 persen. Lha, ini belum. Untuk dosis kedua, 70 persen ini sudah terlewati,’’ ucapnya.

Berdasar data dinkes, cakupan vaksinasi dosis pertama telah mencapai 947.157 orang atau 93,62 persen. Sementara itu, dosis kedua mencapai 845.616 orang atau 83,58 persen. Dokter mantan kepala Puskesmas Gending itu menyebutkan, meski memiliki capaian yang bagus, vaksinasi untuk lansia masih kurang banyak. Tercatat, dari target 60 persen, baru terealisasi 52 persen.

’’Karena itu, belakangan ini puskesmas-puskesmas itu rutin jemput bola ke rumah-rumah untuk mengejar target para lansia itu,’’ jelasnya.

Nah, karena capaian vaksinasi dosis kedua lansia masih kurang dari 70 persen, maka sesuai Inmendagri Nomor 18 Tahun 2022, Gresik belum bisa kembali berstatus PPKM leve 1l. Sama dengan Sidoarjo. Adapun Surabaya, meski satu wilayah aglomerasi, tetapi capaian vaksinasinya sudah melampaui target. Karena itu, Kota Pahlawan lebih dulu level 1.

Terimakasih sudah membaca artikel Ini Penyebab Gresik Belum Berhasil Kembali ke PPKM Level 1 Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.