Jangan Paksakan Bayar Zakat Mal pada Bulan Ramadan

Artikel Jangan Paksakan Bayar Zakat Mal pada Bulan Ramadan di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Melakukan amalan kebaikan seperti membayar zakat tentu pahalanya bisa lebih besar jika dilakukan pada bulan Ramadan dibanding hari-hari biasa. Demi mengejar pahala yang lebih besar, terkadang ada yang ngebet melakukan pembayaran zakat harta pada bulan suci Ramadan.

Dosen Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ), Dr. Abdul Muid Nawawi mengatakan, tidak perlu dipaksakan membayar zakat mal pada bulan Ramadan. Sebab zakat harta ini memiliki perhitungan dan aturannya tersendiri. Salah satu syarat harta yang wajib keluarkan zakatnya adalah haul (satu tahun) dan sampai pada nishab.

Barang seperti kepemilikan emas misalnya, meskipun sudah mencapai nishab tapi belum sampai satu tahun, maka belum wajib mengeluarkan zakatnya. “Zakat mal itu ada yang namanya haul. Kalau haulnya bertepatan dengan bulan Ramadan malah bagus dikeluarkan zakatnya pada bulan Ramadan. Tapi kalau tidak, jangan dipaksakan zakat mal harus dikeluarkan bulan Ramadan,” kata Abdul Muid Nawawi kepada JawaPos.com.

Zakat mal atau zakat harta bermacam-macam bentuknya. Mulai dari zakat kepemilikan emas, perak, zakat perdagangan, hewan ternak, hasil pertanian, ternak, dan yang lainnya.

Setiap jenis harta di atas memiliki ketentuannya sendiri sendiri. Misalnya zakat kepemilikan emas, wajib dikeluarkan zakatnya apabila mencapai nishab sekitar 85 gram dan haul. Nishab zakat perak adalah 595 gram. Setelah aset tersebut mencapai satu tahun dan sampai pada nishab, maka zakat yang harus dikeluarkan sebesar 2,5 persen dari total emas atau perak yang dimiliki.

Zakat hewan ternak, pertanian, perniagaan, dan yang lainnya juga memiliki aturannya masing masing. Zakat ternak seperti sapi nishabnya sekitar 30 ekor sapi, kambing 40 ekor, pertanian setiap panen, dan sejumlah ketentuan lainnya.

Selain itu, ada juga zakat profesi yang harus dikeluarkan zakatnya apabila sampai pada nishab. Zakat profesi ini adalah zakat yang biasanya dikeluarkan setiap bulan tapi juga bisa dikeluarkan setahun sekali apabila memiliki penghasilan setara dengan harga emas sebesar 85 gram per tahunnya.

Jika memiliki penghasilan tahunan seharga 85 gram emas, maka zakat profesi yang harus dikeluarkan sebesar 2,5 persen dari total penghasilan per tahun. (*)

 

Terimakasih sudah membaca artikel Jangan Paksakan Bayar Zakat Mal pada Bulan Ramadan Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.