Masyarakat Diharapkan Tak Abai Penyakit Komorbid Selama Pandemi

Artikel Masyarakat Diharapkan Tak Abai Penyakit Komorbid Selama Pandemi di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com–Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Indonesia Ario Perbowo Putra menyarankan agar masyarakat tidak mengabaikan penyakit komorbid. Terutama saat pandemi Covid-19 sekarang ini.

”Jika seseorang sudah tahu riwayat penyakit terdahulu dan ada obat yang biasa dikonsumsi rutin, sudah pasti termasuk orang dengan komorbid. Sebaiknya, selalu informasikan perihal ini kepada dokter yang merawat,” kata Ario seperti dilansir dari Antara, Kamis (7/4).

Penyakit komorbid atau penyakit penyerta dapat bersifat akut atau kronis menahun. Adanya komorbid bisa memperparah gejala atau beratnya derajat penyakit utama. Terutama jika penyakit komorbid tidak terkontrol dan ada gejala.

Penyakit komorbid antara lain diabetes, hipertensi, kanker, penyakit ginjal, dan gangguan kekebalan tubuh. Ario mengatakan, bagi mereka yang belum mengetahui apakah memiliki komorbid atau tidak, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Nantinya, dokter melakukan diagnosis melalui anamnesis tanda serta gejala sebelumnya dan pemeriksaan fisik. Selain itu, menurut dia, ada juga beberapa pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan darah, pemeriksaan rekam jantung/elektrokardiogram(EKG), dapat juga melalui pemeriksaan pencitraan, seperti rontgen, ultrasonography, Computerized Tomography (CT) scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Dia menjelaskan, jika pasien terbuka dan jujur, dokter dapat mengetahui sejauh mana kondisi komorbid pasien tersebut terkontrol karena kondisi komorbid pada setiap pasien berbeda. Ada pasien dengan kondisi komorbidnya stabil terkontrol dan sebagian justru kambuh.

”Jika pasien komorbid terinfeksi Covid-19, dokter dapat mengetahui derajat berat penyakit Covid-19 dan dapat melaksanakan tatalaksana secara menyeluruh. Jika komorbid terkontrol akan sama dengan pasien tanpa komorbid,” terang Ario.

”Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala bermanfaat untuk mengetahui apakah seseorang memiliki penyakit bawaan atau tidak. Sehingga jika terdapat gejala dapat segera diobati, sebelum berkembang menjadi penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Ini juga sekaligus menjadi langkah awal menjalankan hidup sehat,” tambah dia.

Terimakasih sudah membaca artikel Masyarakat Diharapkan Tak Abai Penyakit Komorbid Selama Pandemi Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.