Pengujung Ramadan, Tarekat Qadiriyah wa Syadziliyah Menggelar Suluk

Artikel Pengujung Ramadan, Tarekat Qadiriyah wa Syadziliyah Menggelar Suluk di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Ramadan menjadi kesempatan besar bagi umat Muslim untuk meningkatkan nilai-nilai ibadahnya. Umat Muslim berusaha semakin dekat dengan Yang Maha Kuasa dengan melakukan beragam amalan-amalan saum.

Seperti yang dilakukan kelompok Tarekat Qadiriyah wa Syadziliyah. Mereka sejak Jumat (22/4) sore atau hari ke-21 Ramadan melakukan kegiatan suluk. Rencananya Suluk yang berlangsung di Villa Zawiyah Arraudhah, Kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor, itu berakhir Jumat sore (29/4).

Kegiatan suluk dibimbing langsung oleh Khadim Zawiyah Arraudhah, KH Muhammad Danial Nafis. Selama bersuluk, mereka melakukan amalan dengan melafalkan tahlil sebanyak 100.000 kali dalam satu kali duduk.

Menurut KH Muhammad Danial Nafis, kalimat tahlil dengan lafal Laa ilaha illa Allah memiliki keutamaan yang sangat banyak. Begitu juga dengan dengan membaca tahlil sebanyak 100.000 kali akan menghidupkan hati serta merasakan kehadiran Allah SWT.

“Tujuan suluk tahlil 100.000 adalah untuk menghidupkan hati, sehingga akhirnya bisa merasakan kehadiran Allah SWT, sifat-sifat-Nya,” kata Kiai Nafis menjelaskan kepada Jamaah Suluk, Kamis (28/4).

Kepada peserta suluk Kiai Nafis berpesan, kalimat tahlil ibarat pohon yang rindang dan kuat akarnya. Bisa untuk berteduh (membuat nyaman) orang di sekitarnya. Begitu pun orang yang sudah merasuki kalimat tahlilnya ke badan, anggota tubuh dan aliran darahnya maka ia bisa menjadi tempat berteduh yang membuat orang di sekelilingnya.

Sebagai informasi Tarekat Qodiriyah wa Syadziliyah menggelar kegiatan suluk setiap akhir Ramadan. Para Jamaah melakukan iktikaf dan membaca tahlil sebanyak 100.000 kali. Mereka juga melakukan ibadah qiyamul lail.

Terimakasih sudah membaca artikel Pengujung Ramadan, Tarekat Qadiriyah wa Syadziliyah Menggelar Suluk Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.