Tiongkok Ikuti Jejak Barat, Setujui Uji Klinis Vaksin mRNA

Artikel Tiongkok Ikuti Jejak Barat, Setujui Uji Klinis Vaksin mRNA di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Pengembang vaksin asal Tiongkok, CanSinoBio mendapatkan persetujuan untuk melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19 berbasis mRNA. Seperti diketahui, vaksin Covid-19 mRNA lebih banyak dikembangkan oleh negara-negara barat seperti Moderna dan Pfizer.

Persetujuan tersebut didapat di tengah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron di Tiongkok. Hasil uji pra-klinis menunjukkan bahwa vaksin mRNA Covid-19 CanSinoBiO dapat memicu tingkat antibodi penetral terhadap beberapa varian SARS-CoV-2 yang diidentifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), termasuk varian Omicron.

Uji klinis tersebut diajukan sejak Juli 2021 oleh CanSino Shanghai yang memang difokuskan untuk mengembangkan vaksin berbasis mRNA.

Saat lonjakan kasus Covid-19 terjadi di beberapa wilayah di Tiongkok, seperti Shanghai, Jilin, dan Beijing, penelitian dan pengembangan vaksin lebih cepat mendapatkan persetujuan dari otoritas setempat.

Tiongkok sebelumnya mengembangkan vaksin Covid-19 berbasis inaktif, seperti yang sudah diproduksi secara massal oleh Sinopharm dan Sinovac. Bedanya dengan inaktif, mRNA adalah jenis vaksin yang menggunakan molekul alamiah untuk mengaktifkan respons imun.

Sinopharm dan tujuh perusahaan farmasi lainnya di Tiongkok kini turut pula mengembangkan vaksin mRNA.

Vaksin booster hisap yang dikembangkan oleh CanSinoBio menimbulkan respons imun yang kuat terhadap varian Omicron, sebagaimana data yang diterbitkan medRvix pada 10 Maret 2022.

Terimakasih sudah membaca artikel Tiongkok Ikuti Jejak Barat, Setujui Uji Klinis Vaksin mRNA Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.