Sandiaga Uno Targetkan 30 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

Artikel Sandiaga Uno Targetkan 30 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) berkomitmen mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tanah air. Salah satunya melalui Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang digelar 27-29 Mei di Jakarta Convention Center (JCC). Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, sinergi, digitalisasi, dan globalisasi adalah tiga kunci untuk membangkitkan sektor usaha rakyat tersebut.

Dalam acara tersebut sekitar 200 pelaku UMKM hadir memamerkan produknya secara offline. Sedangkan, 500 UMKM melakukan pameran secara virtual. Setiap tahun, BI melibatkan dengan 13 kementerian/lembaga, 5 asosiasi, serta 26 industri dalam dalam pergelaran KKI. Meliputi industri perbankan, pembayaran, marketplace, aggregator ekspor, hingga para desainer.

“Dengan sinergi, kita bisa membangkitkan UMKM dari daerah ke nasional, bahkan hingga ke tingkat global,” terang Perry.

Menurut dia, digitalisasi merupakan cara efektif dan efisien untuk membuat UMKM naik kelas. Mengintegrasikan usaha rakyat dalam ekonomi keuangan digital nasional. Sehingga tak hanya menjadi pemain skala domestik saja, tapi juga secara global.

Melalui digitalisasi dapat dimanfaatkan untuk merancang desain produk hingga sistem pembayaran. Agar proses transaksi ekonomi UMKM dapat dilakukan secara cepat, mudah, dan aman. Bisa melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan BI FAST.

“Dari pembeli sampai penjual tidak harus menunggu berhari-hari. Cashflow akan meningkat dan itulah kebangkitan UMKM Indonesia,” ujar lulusan Iowa State University itu.

Saat ini sudah 17,2 juta merchant UMKM yang menggunakan QRIS. Di sisi lain, 52 bank sudah mengimplementasikan BI FAST. Biaya transfer melalui layanan tersebut hanya Rp 2.500. Lebih murah ketimbang biaya transfer biasa sebesar Rp 6.500.

Perry menuturkan, KKI adalah salah satu upay globalisasi. Menjadi wadah untuk menampilkan produk-produk UMKM unggulan berkualitas ekspor dengan harga produsen. Mengingat, produk yang dipamerkan telah melewati serangkaian proses kurasi.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan 30 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital. Saat ini baru 17 juta UMKM yang telah terdigitalisasi. Dengan demikian, ekspor produk Indonesia semakin meningkat melalui KKI.

Sandi menyatakan, bahwa ekspor produk Indonesia bisa menembus USD 21 miliar tahun lalu. Dengan nilai ekspor lebih baik harapannya dapat menjadi penopang kebangkitan ekonomi Indonesia.

“UMKM yang terus terkurasi saya yakin akan terus terbuka peluang. Saya optimistis akan terjadi suatu transformasi teman-teman di UMKM ini untuk naik kelas, berdaya saing, sehingga bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya,” tandasnya.

Terpisah, Bank Mandiri mendukung pengembangan UMKM melalui penyaluran kredit yang terus meningkat. Tercatat, total kredit UMKM perseroan mencapai Rp 109,04 triliun per April 2022.

“Realisasi tersebut meningkat sebesar 16,2 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan kualitas kredit yang terjaga,” ungkap SEVP Micro and Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso, Minggu (29/5).

Selain itu, jumlah debitur UMKM juga terus bertambah. Tumbuh 10 persen secara year-on-year (YoY). Berdasarkan sektor usahanya, sektor pertanian, perburuan dan sarana pertanian terus mencatat perbaikan. Begitu pula, perdagangan, restoran dan hotel, perindustrian, serta jasa.

Bank Mandiri juga turut andil mengembangkan Rumah BUMN sebagai wadah pelatihan dan pembinaan UMKM. Untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha. Sudah ada 22 Rumah BUMN di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, terdapat 13.687 UMKM yang ikut bergabung.

“Pelatihan serta pembinaan bagi pelaku UMKM, salah satunya dengan memanfaatkan ekosistem digital seperti e-commerce dan sosial media untuk memperluas akses pasar serta daya saing UMKM lokal,” beber Josephus.

Terimakasih sudah membaca artikel Sandiaga Uno Targetkan 30 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.