Ripple vs SEC: Bakal Tinggalkan Amerika Serikat jika SEC Menang di Pengadilan

Artikel Ripple vs SEC: Bakal Tinggalkan Amerika Serikat jika SEC Menang di Pengadilan di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
Ripple akan tinggalkan AS jika kalah di pengadilan melawan SEC (Coinpage)

JAKARTA - Proses hukum dan pengadilan terhadap tuduhan XRP yang digunakan secara ilegal tampaknya belum menemukan jalan terang. Brad Garlinghouse, CEO Ripple Labs, tidak ragu untuk angkat kaki dari Amerika Serikat jika Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika (SEC) menang di pengadilan atas tuntutannya.

Gugatan yang diajukan oleh SEC pada Desember 2020, dengan tuduhan bahwa Ripple Labs Inc, Brad Garlinghouse, dan Chris Larsen menggunakan XRP secara ilegal  sebagai sekuritas yang tidak terdaftar untuk mengumpulkan dana sebesar 1,3 miliar dolar, ditunda terus-menerus sedemikian rupa sehingga CEO Ripple menyatakan akan meninggalkan Amerika Serikat jika pengadilan memutuskan untuk mendukung dan memenangkan gugatan SEC.

Garlinghouse menerangkan perkara tersebut dalam wawancara dengan media Axios selama konferensi Collision di Toronto. Dia mengatakan jika Ripple Labs kalah dalam gugatan, mereka tidak akan berpikir ulang untuk meninggalkan AS tetapi akan benar-benar melakukannya. Dia juga menambahkan bahwa kekalahan dalam kasus ini tidak akan mengubah apapun pada ranah industri kripto yang lebih luas.

“Jika Anda berpikir tentang bagaimana dunia beroperasi saat ini, seolah-olah kasus telah hilang selain beberapa pengecualian lainnnya. Jadi jika kita kalah, jika Ripple Ripple kalah, apakah hal itu mengubah keadaan?”

Ripple Labs Melawan SEC

Pada pertengahan April, Ripple telah mencetak kemenangan yang signifikan dalam kasusnya melawan SEC setelah Hakim Sarah Netburn menolak permintaan SEC untuk mempertimbangkan kembali melindungi dokumen-dokumen tertentu dari pidato William Hinman yang mengatakan bahwa Bitcoin dan Ether bukanlah sekuritas.

Namun, kasus ini masih berlanjut, karena SEC berhasil membalikkan potensi kemenangan Ripple, dengan mengklaim bahwa Hinman seharusnya tidak menyampaikan pidato tersebut karena ia memiliki konflik kepentingan tertentu dengan cryptocurrency yang bersangkutan.Namun poin ini telah disinggung oleh Garlinghouse berulang kali, dengan pernyataan bahwa XRP adalah mata uang kripto dan bukan sekuritas, sama dengan bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).

Berdasarkan laporan Crypto Potato, saat ini, investigasi lanjutan sedang dilakukan oleh pejabat etik untuk memastikan ada atau tidaknya konflik kepentingan Hinman saat menyampaikan pidato kontroversialnya. Hasil investigasi dapat menjadi instrumen untuk Ripple dan strategi hukumnya ke depan.

Baru-baru ini, Garlinghouse memuji bagaimana SEC menangani kasus ini, ia menambahkan bahwa harapannya kasus ini akan selesai di tahun ini. Jika hal tersebut terjadi, perusahaan akan melakukan IPO.

Selain itu, Ripple juga berencana membuka kantor di Toronto dan Kanada, untuk menciptakan sekitar 50 pekerjaan baru. Perlu dicatat bahwa selain 300 pekerja yang dimiliki Ripple Labs di AS, perusahaan ini juga memiliki lebih dari 300 pekerja di luar negeri, jadi mengubah lokasi kantor tidak akan mengubah banyak hal.

 

Terimakasih sudah membaca artikel Ripple vs SEC: Bakal Tinggalkan Amerika Serikat jika SEC Menang di Pengadilan Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.