Warga Pasar Batuah Banjarmasin Tolak Digusur

Artikel Warga Pasar Batuah Banjarmasin Tolak Digusur di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com–Warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang mendiami kawasan Pasar Batuah menolak digusur. Mereka dianggap mendiami lahan ilegal yang saat ini ingin direvitalisasi pemerintah kota.

”Kami harapkan hati wali kota terbuka. Ada win win solution. Masyarakat nyaman dan pemerintah nyaman,” ujar tokoh masyarakat Habib Fathurrahman Bahasyim seperti dilansir dari Antara, Sabtu (18/6).

Dari 191 kepala keluarga (KK) ada 500 jiwa lebih warga Banjarmasin mendiami lokasi tersebut. Mereka diminta untuk pindah karena pemerintah berencana melakukan revitalisasi kawasan pasar.

Penolakan pun terjadi. Hari ini (18/6) warga menjaga akses ke pemukiman dengan berbagai cara agar aparat gabungan yang bertugas menggusur tidak masuk. Penjagaan itu, menggunakan barisan ibu-ibu yang membentangkan spanduk bertuliskan penolakan sambil membaca shalawat.

Pemicu sengketa tersebut bermuara pada Surat Keputusan (SK) Wali Kota Banjarmasin Nomor 109 Tahun 2022 tentang program pembangunan strategis daerah Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin. Proses pelaksanaan SK itu pun berjalan alot hingga sekarang, karena ditentang warga di RT 11 dan RT 12 Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur, tidak lain adalah calon warga tergusur pembangunan revitalisasi pasar.

Sebelumnya, warga sempat melayangkan surat permohonan ke PTUN Banjarmasin meminta penundaan pelaksanaan SK Wali Kota Banjarmasin. Namun, pada Rabu (16/6), permohonan tersebut ditolak. Sedangkan untuk proses gugatan SK tersebut masih berjalan di PTUN Banjarmasin.

Pendamping Aliansi Kerukunan Batuah Adnan mengatakan, masyarakat akan menerima hasil apapun dari keputusan pengadilan. Namun apabila kalah, selama fasilitas hukum bisa dipakai, pihaknya akan berjuang menggugat SK tersebut.

”Masyarakat akan tetap berusaha, fasilitas yang diberikan negara, kan ada banding, kasasi, dan peninjauan ulang,” ujar Adnan.

Pertentangan antara kedua pihak hari ini (18/6) terbilang kondusif, tidak ada tindakan represif. Upaya pelaksanaan penggusuran yang dijadwalkan hari ini ditunda. Aparat dan alat berat ditarik. Hal itu menyusul pertimbangan dan permintaan dari Komnas HAM ke pemerintah kota.

”Kami menghargai Komnas HAM bersurat kepada kami dan bersedia menjadi mediator. Kami dari pemerintah Kota Banjarmasin akan menunggu hasil mediasi,” ujar Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

Kepada masyarakat, dia juga meminta agar tidak menghalangi proses mediasi, untuk tercipta hasil yang baik.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sebelumnya mengatakan, pemerintah memberikan fasilitas bagi warga yang ingin menghuni di Rumah Susun Sewa (Rusunawa), maupun pedagang yang ingin direlokasi ke pasar lain. ”Misalnya ada di Pasar Kuripan atau Pasar Pandu. Kami fasilitasi angkutan dan sarana prasarananya,” tutur Ibnu Sina.

Terkait penggusuran, kata dia, pemerintah kota tidak bisa lagi menunda rencana revitalisasi lahan di Pasar Batuah. ”Lahan Pasar Batuah adalah milik pemerintah daerah. Bagaimana pemkot ganti rugi di atas tanah sendiri,” papar Ibnu Sina.

Sedangkan untuk tali asih, kata dia, pemerintah kota tidak memiliki anggaran untuk masyarakat.

Terimakasih sudah membaca artikel Warga Pasar Batuah Banjarmasin Tolak Digusur Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.