Wagub DKI Riza Patria Tegaskan Usul Depok Gabung Jakarta Bukan Kewenangan Pemda

Artikel Wagub DKI Riza Patria Tegaskan Usul Depok Gabung Jakarta Bukan Kewenangan Pemda di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca
ILUSTRASI DOK VOI

JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut rencana Kota Depok bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta sudah bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda) setempat.

"Itu kewenangan pemerintah pusat bersama teman-teman di DPR ya. Kami melaksanakan tugas, sesuai dengan tupoksi dan kewenangan masing-masing," kata Riza, di Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara dilansir ANTARA, Jumat, 22 Juli.

Wagub Riza mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemprov DKI Jakarta selama ini sudah mempunyai wilayah masing-masing. Soal penggabungan, usulan penggabungan beberapa daerah penyangga ke Jakarta jangan menjadikan halangan dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

"Yang penting semua kita ini bersaudara, bangun kebersamaan persaudaraan untuk terus membangun Kota Jakarta dan Indonesia yang lebih baik," kata Riza.

Prinsipnya, Pemprov DKI terus mengupayakan pembangunan transportasi yang terintegrasi untuk menjadikan sarana publik yang maju dan terintegrasi.

Integrasi tidak hanya moda transportasinya, tapi juga tiketnya. Mulai dari kereta komuter, kemudian juga MRT, LRT, TransJakarta, sampai microbus, mikrolet, bahkan sampai Gojek, itu diintegrasikan seluruhnya agar memudahkan perjalanan warga menuju Jakarta.

Kemudian akses pejalan kaki melalui trotoar juga diperluas dan diperlebar, jalur sepeda juga diperpanjang, tujuannya agar semua yang hadir ke ibu kota mendapatkan keadilan yang setara.

Terimakasih sudah membaca artikel Wagub DKI Riza Patria Tegaskan Usul Depok Gabung Jakarta Bukan Kewenangan Pemda Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.