Kata Hendra Setiawan soal Rekornya yang Luar Biasa di Kejuaraan Dunia

Artikel Kata Hendra Setiawan soal Rekornya yang Luar Biasa di Kejuaraan Dunia di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com-Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan berhadapan dengan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam final Kejuaraan Dunia 2022.

Laga ini akan berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (28/8) pada pukul 13.00 WIB.

Ini menjadi pertemuan ke-11 antar kedua pasangan. The Daddies masih unggul dalam rekor pertemuan alias head-to-head yakni 7-3. Namun, Hendra/Ahsan kalah dalam dua pertemuan terakhir.

Hendra/Ahsan tumbang dalam perebutan perunggu Olimpiade Tokyo 2020 dan perempat final Malaysia Open 2022. Kala itu, Hendra/Ahsan sama-sama menderita kekalahan rubber game.

Hendra/Ahsan mengatakan akan sangat mewaspadai kekuatan Aaron/Soh. Hendra menyebut bahwa ganda putra unggulan keenam tersebut memiliki pertahanan yang rapat.

“Besok harus siap diri sendiri dulu dan tetap fokus. Tidak akan mudah melawan mereka di partai final,” kata Hendra dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Aaron/Soh mempunyai defense yang kuat dan kondisi bola di sini pun lambat. Jadi kami harus lebih sabar. Tidak bisa sekali-dua kali pukulan atau serangan bisa mematikan lawan,” ucap Hendra.

“Nanti malam saya dengan Ahsan akan berdiskusi untuk menentukan strategi. Sementara mengatur strategi dengan pelatih baru besok menjelang pertandingan,” imbuh Hendra.

Hendra mencatat rekor luar biasa di kejuaraan dunia. Sampai semifinal ini, Hendra/Ahsan tidak pernah terkalahkan alias 100 persen menang sejak 2013.

Total, Hendra mencatat empat kali juara dunia. Gelar pertama diraih saat dia berpasangan dengan Markis Kido pada 2007. Setelah itu, Hendra/Ahsan menjadi juara dunia pada 2013, 2015, dan 2019.

Kembali menembus final kejuaraan dunia pada edisi 2022, bagi Hendra adalah pengalaman luar biasa. “Saya tidak menyangka bisa ke final. Tidak mudah juga perjalanannya tapi mungkin motivasi kami di sini lebih dari biasanya,” ucap Hendra.

“Setiap malam saya membayangkan dan menyiapkan apa yang akan terjadi di lapangan, kalau begini harus bagaimana, kalau begitu harus bagaimana. Sesuatu yang jarang saya lakukan di turnamen-turnamen biasa.”

“Jadi fokus saya cukup terjaga. Walau Kejuaraan Dunia istilahnya ada setiap tahun, tapi ini selalu bergengsi,” ungkap Hendra.

Pada semifinal hari ini, Hendra/Ahsan mengandaskan junior mereka Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam rubber game dengan skor 23-21, 12-21, dan 21-16.

Sementara itu, Aaron/Soh menembus final dengan mengalahkan pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty juga dalam rubber game dengan skor 20-22, 21-18, dan 21-16.

Terimakasih sudah membaca artikel Kata Hendra Setiawan soal Rekornya yang Luar Biasa di Kejuaraan Dunia Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.