Deltras Kalah karena Penalti Aneh, Pelatih: Silakan Dimaknai Sendiri

Artikel Deltras Kalah karena Penalti Aneh, Pelatih: Silakan Dimaknai Sendiri di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com-Tendangan penalti yang dieksekusi Marthen Merowi Raweyai membawa PSBS Biak mengalahkan Deltras Sidoarjo dengan skor 1-0 dalam lanjutan Liga 2 2022-2023.

Laga di Grup Timur tersebut berlangsung di Stadion Cendrawasih, Biak Numfor hari ini (11/9).

Marthen sukses memperdaya kiper Deltras Dicky Agung pada menit ke-75.

Hukuman penalti yang dijatuhkan kepada Deltras Sidoarjo itu memang kontroversial dan aneh.

Dari tayangan ulang video, terlihat sangat jelas seorang pemain PSBS terlebih dulu berada dalam posisi offside sebelum terjatuh di kotak penalti. Namun, wasit tetap memberikan hadiah penalti kepada PSBS.

“Kami kalah karena gol penalti. Ya silakan dimaknai sendiri lah,” ucap pelatih Deltras Ibnu Grahan dalam konferensi pers setelah pertandingan.

“Itu keputusan wasit. Kami protes pun sama saja. Sebenarnya kami bisa mengimbangi PSBS Biak, banyak peluang, tapi belum bisa dikonversi menjadi gol,” tambah Ibnu.

Bagi PSBS, kemenangan ini menjadi yang pertama bagi mereka di Liga 2 musim ini. Hal tersebut membuat PSBS untuk sementara berada di posisi ketujuh Grup Timur dengan raihan tiga poin.

Sedangkan Deltras yang menderita kekalahan pertama, masih menempati peringkat kedua dengan koleksi enam poin.

Pelatih PSBS Ega Raka Ghalih mempersembahkan kemenangan pertama timnya untuk para suporter.

“Anak-anak memanfaatkan peluang sehingga mencetak gol,” kata Ega.

“Ya, kami berikan kemenangan ini untuk suporter, manajemen PSBS, Bupati Biak Herry Ario Naap, dan warga Biak Numfor,” tambahnya dalam jumpa pers selepas pertandingan dikutip dari Antara.

Ega berharap kemenangan itu bisa menjadi titik balik positif bagi tim besutannya.

Di sisi lain, Ibnu yang kecewa dengan wasit tetap mengapresiasi penampilan para pemainnya. Rendi Irwan dkk, kata Ibnu, sudah menciptakan banyak peluang. Meskipun, memang masih kurang tajam dalam aspek eksekusi final.

“Peluang mencetak gol cukup banyak. Ya, penyelesaian akhir pemain belum mampu mencetak gol,” ujarnya.

Ibnu memastikan akan melakukan evaluasi kepada timnya sebelum melanjutkan pertandingan Liga 2 di Jayapura.

Deltras dan PSBS akan melakoni pertandingan selanjutnya pada Minggu (18/9). PSBS akan menjamu Persewar Waropen. Sedangkan Deltras bertandang ke Persipura Jayapura.

Terimakasih sudah membaca artikel Deltras Kalah karena Penalti Aneh, Pelatih: Silakan Dimaknai Sendiri Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.