Dokter Muda Asal Gresik Tewas di Malang, Beredar Kabar Korban Begal

Artikel Dokter Muda Asal Gresik Tewas di Malang, Beredar Kabar Korban Begal di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com- Arief Rachmansyah, dokter muda yang dikabarkan tewas karena gantung di Malang, ternyata anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik. Namun, jenazah dokter yang berusia 28 tahun itu tidak dimakamkan di Gresik. Tapi, di tempat kelahirannya. Yakni, Bogor, Jawa Barat.

Kabar duka tersebut juga sampai ke IDI Gresik. Namun, kabar yang sempat beredar di kalangan sejumlah dokter, Arief meninggal bukan karena bunuh diri. Namun, karena korban begal. Arief dibegal dan terkena pukulan yang mengakibatkan pendarahan otak.

Ketua IDI Cabang Gresik dr Umar Nur Rachman SpPD ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Arief merupakan anggota IDI Gresik. Yang bersangkutan sedang menempuh pendidikan di Malang sehingga tidak begitu aktif di organisasi. “Iya betul anggota kami di IDI Gresik,” ucapnya singkat.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos, Arief menikah dengan seorang perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter. Dari hasil pernikahannya telah lahir seorang anak berusia 2 tahun. Keduanya juga sama-sama sedang menempuh program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Universitas Brawijaya, Malang.

Sebelumnya, Arief dikabarkan gantung diri di sebuah kamar kos Jalan Monginsidi Nomor 2, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen. Saat ditemukan, polisi langsung menduga bila Arief meninggal karena bunuh diri. Sebab, saat itu didapati kain sprei dan sarung yang melilit di lehernya. Jenazah korban juga masih dalam kondisi tergantung.

Yang mengundang tanya adalah lokasi bunuh diri. Arief yang merupakan dokter di RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang itu bukan tinggal di tempat kos tersebut. Tempat kejadian perkara (TKP) itu merupakan tempat kos dari dr HA, salah satu rekan Arief yang juga bekerja di RSSA Malang.

Lantas, ada hubungan apa korban dengan dr HA? Kalau bunuh diri, mengapa memilih di tempat kos tersebut? Apa motifnya? Pertanyaan-pertanyaan itu masih belum bisa dijawab polisi dengan gamblang.

”Yang kos di kamar itu juga tidak mengetahui (motifnya). Dia hanya tahu korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga seperti dilansir Jawa Pos Radar Malang (7/9).

Terimakasih sudah membaca artikel Dokter Muda Asal Gresik Tewas di Malang, Beredar Kabar Korban Begal Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.