Gagas Program Mamalam, Antam Garap Reklamasi di Lahan Bekas Tambang

Artikel Gagas Program Mamalam, Antam Garap Reklamasi di Lahan Bekas Tambang di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com – Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat yang merupakan unit Bisnis milik PT Aneka Tambang Tbk menggelar program Mamalam (Mandiri Manak Man Alam). Kegiatan digagas sejak tahun 2014 itu diambil dari Bahasa Dayak yang berarti mandiri bersama alam.

Tujuan Antam yang merupakan anggota Mind ID atau BUMN Holding Industri Pertambangan itu adalah bagian dari upaya menjalankan komitmen keberlanjutan di seluruh wilayah operasi Perusahaan.

Melalui program ini, Antam mengembangkan berbagai potensi pertanian dan peternakan, serta bersinergi dalam melakukan reklamasi di lahan bekas tambang Perusahaan.

General Manager Antam UBP Bauksit Kalimantan Barat, Anas Safriatna mengatakan, perusahaan senantiasa berkomitmen melaksanakan good mining practice dan mengutamakan keberlanjutan dalam kegiatan operasi yang dilakukan.

Termasuk wajib bersinergi dengan masyarakat sekitar wilayah operasi menjadi salah satu upaya kami dalam mewujudkan keberlanjutan. Karen itu, bersama Kelompok Tani Mamalam, Antam melakukan optimalisasi potensi pertanian seperti sayuran organik, budidaya jambu kristal, hingga budidaya ikan air tawar yang dilakukan di area CSR Center.

“Kami juga bersinergi dalam proses reklamasi pada lahan bekas tambang dengan melibatkan Kelompok Tani Mamalam,” ujarnya.

Anas juga menuturkan, dalam mengelola lahan bekas tambang, Antam menggunakan tandan kosong kelapa sawit (tankos) sebagai media tanam. Teksturnya yang berduri dan kaya unsur hara sangat cocok untuk memperbaiki kondisi lahan pascatambang sekaligus untuk pengendalian erosi.

“Selain sebagai media tanam, tankos juga digunakan sebagai pupuk bagi tanaman endemik daerah Tayan yang ditanam di area reklamasi seperti ulin, tengkawang, durian, dan sebagainya. Para petani Mamalam membantu kegiatan reklamasi ini terutama dalam hal penyediaan bibit dan penanaman,” ujarnya.

Keberadaan Program Mamalam telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Para petani yang tergabung dalam kelompok ini telah merasakan manfaat dari berbagai produk pertanian dan perikanan yang dikembangkannya.

Karena itu, lanjut Anas, dengan konsep pertanin agribisnis berkelanjutan dan pendampingan yang dilakukan Antam, akan memberikan manfaat banyak bagi para petani yang tergabung di Kelompok Tani Mamalam. Sebab mereka telah memiliki usaha yang stabil dan berkelanjutan, peningkatan pendapatan, dan peningkatan kapabilitas dalam terutama dalam bidang pertanian dan bisnis.

selain Mamalam, upaya lain yang dilakukan Antam untuk dapat tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi adalah melalui pelaksanaan program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) kepada para pengusaha lokal yang menjadi mitra binaan Perusahaan.

Di wilayah UBP Bauksit Sendiri, pada 30 Agustus 2022 perusahaan kembali menyalurkan PUMK berupa pinjaman dana bergulir ini diperuntukan bagi pelaku usaha dengan menyasar masyarakat dengan usaha mikro, kecil dan menengah. Program ini dilakukan dalam rangka meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar area operasi ANTAM.

“Pada periode ini, setidaknya ANTAM melakukan penyaluran PUMK sebesar Rp 520 juta di sekitar wilayah operasi UBP Bauksit Kalimantan Barat. Selain pemberian bantuan dana, Perusahaan juga secara konsisten melaksanakan pelatihan dan pembinaan bagi para mitra guna meningkatkan kompetensi usaha yang mereka miliki,” tuturnya.

Terimakasih sudah membaca artikel Gagas Program Mamalam, Antam Garap Reklamasi di Lahan Bekas Tambang Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.