Mahasiswa Surabaya Hilang di Pacet, Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian

Artikel Mahasiswa Surabaya Hilang di Pacet, Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com- Operasi pencarian Raffi Dimas Baddar, mahasiswa Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya yang hilang misterius di Bukit Krapyak, Pacet, Mojokerto, akhirnya dihentikan. Sejak dilaporkan hilang pada Minggu (11/9), hingga Senin (19/9) proses pencarian oleh tim SAR gabungan belum membuahkan hasil.

Berdasar Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pasal 34 ayat (1) disebutkan bahwa pelaksanaan operasi tim SAR dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 7 hari.

Menurut Komandan Tim Basarnas Surabaya Octavino, setelah penghentian operasi tim SAR gabungan, sebenarnya pencarian korban masih terus berjalan.  Namun, berbeda dengan sebelumnya. Pencarian dilakukan mandiri.

Dikatakan, tidak menutup kemungkinan pencarian akan kembali dilanjutkan jika nantinya ditemukan ada tanda-tanda keberadaan korban.

Dengan berakhirnya operasi pencarian korban Raffi oleh tim SAR gabungan tersebut, Posko Grenjengan yang menjadi titik kumpul personel akan ditutup. “Semua tim sudah kami tarik,’’ ungkap Vino, panggilan Octavino.

Tim SAR gabungan yang terlibat melakukan pencarian korban Raffi Dimas Baddar sejak Senin pekan lalu berasal dari TNI/Polri, Perhutani BKPH Pacet, Polhut Tahura, pengelola wisata, komunitas Pecinta Alam Padusan, LMDH Pesona Alam lestari dan sejumlah relawan seperti LPBINU, Welirang Community, komunitas pencinta alam TSA serta warga setempat.

Pada hari-hari terakhir operasi pencarian, sebetulnya tim SAR gabungan sudah berupaya maksimal. Mulai menambah personel hingga memperluas wilayah pencarian. Bahkan, tim juga dikabarkan menerjunkan anjing pelacak.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat mengatakan, tim juga menelusuri jurang-jurang di sekitar Bukit Krapyak, tempat korban dikabarkan menghilang. ”Sabtu (17/9) malam, pukul 23.00 WIB, kita mengeluarkan alat tali temali untuk terjun ke jurang untuk mencari korban,” jelasnya seperti dikutip Jawa Pos Radar Mojokerto.

Selain upaya pencarian tim gabungan, Basarnas Surabaya juga menerjunkan anjing pelacak sejak Sabtu (17/9). Keberadaan anjing pelacak itu diharapkan dapat mendeteksi jejak korban. Namun, belum mendapatkan hasil.

Sebagaimana pernah diberitakan, Raffi Dimas Baddar, mahasiswa semester tiga Fakultas Teknik UWP Surabaya asal Pasuruan, dikabarkan hilang misterius sejak Minggu (11/9) lalu, pukul 10.30 WIB. Sebelum dinyatakan hilang, korban sempat berkemah bersama sepuluh rekannya di Bukit Krapyak.

Mereka memasuki loket kawasan perkemahan pada Sabtu (10/9), pukul 18.30 WIB. Rombongan mendirikan tenda di kawasan hutan petak 24C RPH Claket, BKPH Pacet, KPH Pasuruan.

Terimakasih sudah membaca artikel Mahasiswa Surabaya Hilang di Pacet, Tim SAR Gabungan Akhiri Pencarian Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.