Soal Pendapatan Daerah, Komisi B DPRD Surabaya Beda Sikap

Artikel Soal Pendapatan Daerah, Komisi B DPRD Surabaya Beda Sikap di ambil dari berbagai sumber di internet , dengan tujuan untuk ikut berperan aktif berbagi informasi yang bermanfaat kepada orang banyak , Selamat membaca

JawaPos.com- Pendapatan daerah di Surabaya belum mencapai target. Dari target pendapatan asli daerah (PAD) Rp 4,76 triliun, hingga kini realisasinya baru Rp 3,7 triliun atau 78 persen. Minimnya pemasukan daerah itu disikapi berbeda oleh Komisi B DPRD Surabaya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya Luthfiyah mengatakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Surabaya sudah melaporkan realisasi pendapatan daerah ke dewan. Meski di bawah target, pihaknya bisa memaklumi kondisi itu. Alasannya, perekonomian belum benar-benar pulih karena pandemi Covid-19.

”Sebenarnya, kami tidak terlalu menuntut capaian pajak harus 100 persen. Karena kan ini masih efek pandemi,” kata Luthfiyah kemarin (25/12).

Menurut dia, pemkot sudah bekerja maksimal untuk meningkatkan pendapatan daerah. Terutama di sektor pajak. Mulai pemberian insentif dengan penghapusan denda hingga menggandeng pihak kejaksaan. ”Saya rasa pemkot sudah proaktif mengingatkan wajib pajak (WP),” ucapnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz punya pendapat berbeda. Dia menilai kinerja pendapatan daerah belum maksimal. Itu terlihat dari capaian pajak yang masih di bawah ekspektasi. ”Kalau kurang 5 persen, bisa dimaklumi. Ini minus 20 persen lebih,” ungkapnya.

Menurut Mahfudz, dari sembilan objek pajak, hanya pajak bumi dan bangunan (PBB) yang bisa mencapai lebih dari 80 persen. Selebihnya di bawah itu. Dia menyoroti lima objek target yang masih jauh dari harapan. Yaitu, pajak hotel, restoran, reklame, parkir, dan pajak hiburan. Pendapatannya belum memuaskan. Padahal, target yang ditetapkan berada di bawah potensi asli. ”Ini karena pemkot tidak tegas saja,” ucapnya.

Pajak reklame contohnya. Sejumlah reklame masih berdiri tegak meski belum membayar pajak selama bertahun-tahun.

Terimakasih sudah membaca artikel Soal Pendapatan Daerah, Komisi B DPRD Surabaya Beda Sikap Sampai selesai , mudah-mudahan bisa memberi manfaat kepada anda , jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman anda semua , sekian terima kasih.